Senin, 07 Maret 2016

No Pharmacist No Service


      Apoteker suatu istilah yang mungkin tidak semua orang tahu dengan profesiku ini.  Sungguh ironi memang identitas apoteker belum banyak dikenal oleh masyarakat sekarang ini. Masyarakat lebih suka menyebut kami dengan sebutan "tukang obat". Kami adalah apoteker, orang yang bertanggung jawab terhadap peredaran, pengelolaan dan kualitas obat. Perjuangan untuk mengangkat profesi ini tidak akan pudar. Pergerakan demi pergerakan terus dilakukan untuk meningkatkan kompetensi dan eksistensi apoteker di bidang kesehatan.
         Istiilah No Pharmacist No Service masih jauh dari harapan. Istilah ini lebih cocok jika diganti dengan No Pharmacist No Cry Karya Bob Marley. Namun, lokomotif-lokomotif generasi masa depan akan terus berjuang dimana nantinya masyarakat akan mencari dan sangat membutuhkan pelayanan kesehatan dari profesi ini. 
         Tuntutan sistem pengobatan dan dunia ekonomi mengharuskan apoteker dapat berkompetisi baik domestik maupun mancanegara dan memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat. Kerja sama yang sinergis dengan tenaga kesehatan lain akan meningkatkan peran apoteker di masa depan. 5-10 tahun ke depan dunia kesehatan akan membutuhkan orang-orang yang mengetahui tentang efikasi dan keamanan obat-obatan, orang-orang yang yang mengerti penggunaan obat yang rasional dan orang-orang yang berdedikasi untuk mengabdi kepada masyarakat dalam hal pelayanan kesehatan.That's Apoteker. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar